
PET (polyethylene terephthalate) adalah plastik botol minuman dan banyak kemasan bening lainnya. Setelah dipakai, botol dan sisa produksi PET dapat dicacah menjadi serpihan yang disebut PET flakes atau granule PET, lalu diolah lagi menjadi serat, tali strapping, lembaran, dan produk lain.
Dua karung PET flakes bisa terlihat mirip tetapi berperilaku sangat berbeda di mesin Anda. Artikel ini menjelaskan hal yang paling menentukan mutu PET daur ulang, dan apa yang perlu Anda tanyakan sebelum membeli.
Apa itu PET flakes?
PET flakes adalah kepingan PET hasil mesin crushing. Bahan dipilah, dicacah sampai lolos saringan, lalu siap dipakai sebagai bahan baku. Pada tahap ini PET belum dilelehkan, sehingga sifatnya sangat bergantung pada bahan sumber dan seberapa baik pemilahannya. Perbedaan granule dan pellet secara umum kami bahas di artikel Granule vs Pellet Plastik Daur Ulang.
Viskositas intrinsik (IV): angka terpenting untuk PET
Viskositas intrinsik (IV) menggambarkan panjang rantai polimer PET. IV yang lebih tinggi umumnya berarti lelehan lebih kental dan produk lebih kuat. Karena itu, tiap aplikasi membutuhkan rentang IV yang berbeda. Rentang yang lazim dikutip untuk PET (dalam dL/g):
| Aplikasi | Rentang IV yang umum |
|---|---|
| Serat tekstil | 0,40–0,70 |
| Serat teknis (misalnya benang ban) | 0,72–0,98 |
| Film BOPET | 0,60–0,70 |
| Lembaran untuk thermoforming | 0,70–1,00 |
| Botol umum | 0,70–0,78 |
| Botol minuman berkarbonasi | 0,78–0,85 |
| Monofilamen dan plastik teknik | 1,00–2,00 |
Angka ini adalah gambaran umum untuk PET, bukan spesifikasi produk tertentu. Hal yang perlu diingat:
- IV PET daur ulang bisa turun setiap kali bahan dilelehkan dan terkena panas. Di industri daur ulang besar, IV dapat dinaikkan kembali dengan proses solid-state polycondensation (SSP), tetapi proses ini tidak ada pada flakes hasil crushing biasa.
- Tanyakan metode ujinya. Template spesifikasi PET flakes dari Plastics Recyclers Europe merujuk ISO 1628-5 untuk pengukuran IV. Nilai dari metode yang berbeda tidak selalu bisa dibandingkan langsung.
Kadar air dan pengeringan
PET bersifat higroskopis: PET menyerap uap air dari udara, dan air itu meresap ke dalam bahan, bukan hanya di permukaan. Bila bahan dilelehkan dalam keadaan basah, terjadi hidrolisis yang memutus rantai polimer. Akibatnya IV turun, proses sulit dikendalikan, dan produk menjadi rapuh.
Untuk PET daur ulang, hal ini lebih penting lagi. Menurut laporan teknis Gneuss (2015), kadar air flakes botol PET bisa mencapai 1% atau lebih, dan mutu pengeringan awal sangat menentukan IV produk akhir.
Sebagai gambaran, lembar data resin PET dari Alpek Polyester menganjurkan:
- pengering udara kering (dehumidifying dryer) dengan titik embun udara –40 °C atau lebih rendah;
- waktu tinggal bahan di pengering minimal 4 jam, sebaiknya 6 jam;
- suhu bahan sekitar 149–166 °C saat keluar pengering, dengan suhu udara masuk maksimal 180 °C agar bahan tidak berubah warna.
Panduan itu ditulis untuk pellet PET baru. Flakes memiliki bentuk dan ketebalan yang tidak seragam, sehingga setelan yang tepat sebaiknya mengikuti panduan pembuat mesin pengering dan hasil uji di pabrik Anda. Setelah dikeringkan, jangan biarkan bahan terbuka lama di udara lembap.
Warna PET flakes
Warna adalah salah satu pembeda kegunaan, dan juga harga. Template spesifikasi Plastics Recyclers Europe mengelompokkan warna PET flakes menjadi:
- bening (clear), paling fleksibel karena bisa dipakai untuk produk bening atau diwarnai ulang;
- transparan berwarna, misalnya biru, hijau, atau campuran;
- campuran gelap dan campuran opak, cocok untuk produk yang warnanya tidak kritis.
Makin seragam warnanya, makin mudah Anda menjaga tampilan produk. Bila produk Anda berwarna gelap, flakes berwarna atau campuran sering sudah memadai.
Kontaminan yang perlu diwaspadai
Template spesifikasi PET flakes yang sama mencantumkan kandungan PVC, poliolefin, logam, kertas, kayu, dan kontaminan lain (dalam ppm), ditambah ukuran serpihan dan porsi partikel halus (fines). Beberapa yang paling berpengaruh:
- PVC. Standar ASTM D5991 menyebut bahwa PVC dalam konsentrasi rendah pun dapat menimbulkan korosi pada peralatan proses, dan kadar PVC menentukan pasar mana yang bisa memakai PET daur ulang tersebut.
- Poliolefin (PP dan PE). Biasanya berasal dari tutup botol dan label. Bahan ini tidak menyatu dengan PET dan dapat menimbulkan cacat pada produk.
- Kertas, lem, dan logam. Sisa label, perekat, dan serpihan logam dapat menyumbat saringan extruder atau menimbulkan bintik pada produk.
- Partikel halus. Debu plastik meleleh berbeda dari kepingan besar dan dapat menimbulkan bintik pada produk, seperti dijelaskan di artikel granule vs pellet.
Aplikasi PET daur ulang
PET daur ulang (rPET) banyak dipakai untuk:
- serat poliester untuk pakaian, karpet, dan isian bantal (fiberfill);
- tali strapping untuk pengemasan;
- lembaran dan kemasan thermoforming non-pangan;
- botol baru, khusus untuk rPET yang diproses dengan teknologi dan persyaratan tertentu.
Kemasan pangan memerlukan perhatian khusus. Di Indonesia, Kementerian Perindustrian menerbitkan Keputusan Menteri Perindustrian Nomor 4607 Tahun 2025 tentang pedoman cara produksi resin PET daur ulang untuk kemasan pangan yang baik, dan kemasan pangan juga wajib memenuhi persyaratan keamanan pangan yang berlaku. PET flakes hasil crushing biasa tidak otomatis aman untuk bersentuhan dengan makanan. Jangan memakainya untuk produk pangan sebelum kesesuaian dan regulasinya dipastikan.
Daftar pertanyaan untuk pemasok PET flakes
Sebelum memesan, minta informasi berikut. Daftar ini disusun dari template spesifikasi Plastics Recyclers Europe dan disesuaikan untuk pembeli di Indonesia:
- Asal bahan: sisa produksi pabrik (pre-consumer) atau botol bekas (post-consumer)?
- Warna dan keseragamannya.
- Nilai IV dan metode ujinya.
- Kadar air saat dikirim.
- Ukuran serpihan rata-rata dan porsi partikel halus.
- Kandungan PVC, poliolefin, logam, kertas, dan kontaminan lain.
- Kemasan dan berat per karung.
- Apakah bisa memesan sampel atau trial sebelum order besar?
Anda tidak harus meminta semua angka sangat ketat. Fokuskan pada parameter yang benar-benar berpengaruh pada mesin dan produk Anda.
PET flakes di YJP
PT Yusron Jaya Plastindo mengolah granule PET hasil crushing di workshop kami di Cikarang Barat, Bekasi, dalam beberapa warna: bening (PET KW), ungu, biru, hijau, kuning, dan merah. Lihat semua pilihan dan video prosesnya di halaman PET.
Untuk data teknis per jenis, ketersediaan, dan ketentuan sampel, minta penawaran dan sebutkan warna, aplikasi, mesin, serta perkiraan volume Anda.
Pertanyaan umum
Apa itu viskositas intrinsik (IV) pada PET?
IV adalah angka yang menggambarkan panjang rantai polimer PET. Makin tinggi IV, umumnya makin kuat dan kental lelehannya. Tiap aplikasi membutuhkan rentang IV yang berbeda, jadi tanyakan nilai IV beserta metode ujinya ke pemasok.
Apakah PET flakes harus dikeringkan sebelum diproses?
Ya. PET menyerap air dari udara, dan air yang ikut meleleh memutus rantai polimer sehingga IV turun dan produk menjadi rapuh. Gunakan pengering dehumidifier dan ikuti panduan mesin atau pemasok Anda.
Apakah PET flakes daur ulang boleh dipakai untuk kemasan makanan?
Tidak otomatis. Kemasan pangan dari PET daur ulang memerlukan proses daur ulang khusus dan harus memenuhi persyaratan keamanan pangan yang berlaku. Granule hasil crushing biasa sebaiknya dipakai untuk aplikasi non-pangan kecuali kesesuaiannya sudah dipastikan.
Referensi
Sumber dibaca pada tanggal artikel diterbitkan atau diperbarui.
- Polyethylene terephthalate: Intrinsic viscosity dan penggunaan rPET, Wikipedia (diakses November 2026)(terbuka di tab baru)
- Alpek Polyester, CaPETall V1 Product Information: Material Drying (2025)(terbuka di tab baru)
- Monika Gneuss, Dryerless PET extrusion with viscosity control, plasticker (2015)(terbuka di tab baru)
- PolymerChar, Automated Intrinsic Viscosity Analysis in PET Production Environments(terbuka di tab baru)
- Plastics Recyclers Europe, Recycled PET Flakes Characteristics (template spesifikasi, 2020)(terbuka di tab baru)
- ASTM D5991-23, identifikasi kontaminasi PVC pada PET flake (ringkasan katalog)(terbuka di tab baru)
- Keputusan Menteri Perindustrian Nomor 4607 Tahun 2025 tentang Pedoman Tata Cara Produksi Resin PET Daur Ulang untuk Kemasan Pangan yang Baik, Hukumonline(terbuka di tab baru)




